Sabtu, 11 April 2015

Psikologi Kepribadian Tugas UTS



Nama                           : Muhammad Hasbi Muzakki
NIM                            : 1310110047
Kelas                           : B1_PAI
Makul                          : Psikologi Kepribadian
Dosen Pengampu        : Fifi Nofiatur Rahmah, M. Pd. I


TUGAS UTS

Dari hasil wawancara dengan Kk, saya memperoleh bahwa kepribadiaanya banyak dipengaruhi oleh lingkungannya khususnya teman pergaulan. Orang tua Kk sangat perhatian terhadap pembentukan karakternya, mulai pembentukan karakter sebgai seorang Muslim yang baik dan pelajar yang bertanggungjawab. Orang tua sering mengingatkan untuk shalat lima waktu, bahkan saat Kk tidak di rumah. Sebagi pelajar, Kk juga diberikan fasilitas yang memadai. Pesan dari orang tua Kk agar menjalankan kewajibannya sebagai seeorang Muslim dan pelajar sering dilaksanakan. Namun pengaruh orang tua ini, dikalahkan oleh pengaruh pergaluannya yang bisa dikatakan lebih ke arah negatif. Karena pengaruh pergaulannya ini, Kk sering melupakan tugasnya sebagai pelajar, tidak hadir dalam perkuliahan. Dalam dirinya, terkadang Kk ingin cepat menyelesaikan tugasnya sebagai pelajar, namun pengaruh dari pergaulan ini sangat besar dan terlanjur menjadi kebiasaan untuk tidak bisa menolak ajakan teman pergaulannya sehingga ia sangat sulit untuk mewujudkan keinginan tersebut.  Pada awalnya Kk mampu mengendalikan pengaruh dari pergaulannya, namun karena sekali, dua kali mencoba menuruti ajakan temannya dan lama kelamaan menjadi kebiasaan.
Dari hasil wawancara tersebut, faktor yang  berpengaruh besar terhadap kepribadian seseorang adalah lingkungan, yaitu teman pergaulan. Hal ini sesuai dengan teori Behavioristik. Teori Behavioristik  ini menyatakan bahwa perubahan perilaku lebih banyak dipengaruhi lingkungan. Dalam hali ini input  berupa stimulus dan outputnya berupa respon terhadap stimulus itu.
Asosiatif stimulus dan respon ditunjukkan melalui proses perilaku yang berkaitan dengan penyesuaian diri terhadap lingkungan. Ini sangat dipengaruhi oleh tiga hal, yaitu :
1.      Hukum kesiapan
a.       Jika sudah siap melakukan sesuatu, maka pelaksanaan tingkah laku tersebut memberi kepuasan baginya sehingga tidak akan melakukan tingkah laku lain.
b.      Bila sudah siap melakukan suatu tetapi tidaj dilaksanakan, maka dia akan kecewa.
c.       Bila belum siap melakukan sesuatu tetapi tetap melakukannya maka akan timbul ketidak puasan.
d.      Bila belum siap dan tidak melakukannya, maka akan timbul kepuasan.
2.      Hukum latihan
Semakin banyak yang dipraktikan atau digunakannya hubungan stimulus-respon, makin kuat hubungan itu.
3.      Hukum akibat
Apabila terjadi hubungan antara stimulus dan respons dan diikuti dengan state of affairs yang memuaskan, maka hubungan itu menjadi lebih kuat dan sebaliknya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar