Sabtu, 11 April 2015

Analisis Kepribadian Seseorang Berdasarkan Teori Behaviorisme



Nama   : Wahyu Hikmawati
NIM    : 1310110052
Kelas   : B1-PAI
Dosen Pengampu : Fifi Nofiatur Rahmah, M. Pd. I

TUGAS UTS
(Analisis Kepribadian Seseorang Berdasarkan Teori Behaviorisme)

Kepribadian seseorang akan berkembang dan mengalami perubahan-perubahan, tetapi dalam perkembangan tersebut akan membentuk pola-pola yang tetap dan khas sehingga terdapat ciri-ciri yang unik yang menjadi ciri khas. Faktor yang mempengaruhi perkembangan tersebut adalah faktor hereditas dan lingkungan.
Dari hasil pengamatan dan wawancara dengan Arina Manasika, lingkungan merupakan pengaruh yang lebih dominan terhadap kepribadiannya. Baik dari lingkungan keluarga, teman pergaulan, sekolah, dan masyarakat. Keluarga khususnya orang tua dalam perkembangan kepribadiannya sangat berpengaruh dalam penanaman prinsip-prinsip hidup. Prinsip-prinsip hidup yang diajarkan sangat kental hubungannya dengan keagamaan serta sikap dan bahasa untuk menghormati orang lain. Penanaman tersebut dimulai saat ia masih kecil. Penanaman hal-hal yang kecil yang ia dapatkan semasa masa kanak-kanak lebih mengena dalam dirinya. Seperti pembiasaan mengucapkan salam.Lingkungan keluarga yang kental dengan ajaran agama membuatnya menjadi seseorang yang agamis.
Lingkungan madrasah dan teman serta masyarakat sekitar pondok pesantren membuat watak yang didominasi dengan nilai keagamaan makin kuat dalam kepribadiaannya sehari-hari. Anggota keluarga (kakak-kakak Arina) adalah penghafal Al-Qur’an membuatnya juga tertarik untuk mengikuti jejak kakaknya, ketertarikan ini juga diperkuat karena lingkungan pondok pesantren yang ddi dalamnya banyak penghafal Al-Qur’an.
Dari hasil pengamatan dan wawancara tersebut, sesuai dengan teori behaviorisme yang berpendapat bahwa manusia terbentuk melalui rangsangan (stimilus) dengan respon. Di sini, lingkungan merupakan stimulus yang diterimanya. Lingkungan yang kental dengan agama menghasilkan ouput berupa respon (tindakan) yang baik pula sebagai hasil belajarnya.
Dalam perkembangan kepribadian, terjadi asosiasi antara stimulus dan respon melalui hukum kesiapan, hukum latihan, dan hukum akibat. Dalam hal ini, mentalnya telah disiapkan agar mampu bertindak dengan apa yang telah dipelajari dari lingkungannya. Dengan kesiapan yang telah dimilikinya, ia mampu untuk belajar dengan baik terhadap lingkungan di sekitarnya sehingga  mampu menyesuaikan dirin dengan lingkungan.
Berdasarkan hasil pengamatan dan wawancara, dapat disimpulkan juga bahwa dilihat dari tipolgi kebudayaan, kepribadian Arina lebih di dominasi oleh keagamaan. Orang yang di dominasi oleh keagamaan, memiliki karakteristik dasar suka memuja. Diantara sifat-sifat manusia agama adalah:
a.       Hidupnya lebih ditujukan untuk Tuhan dan akhirat
b.      Kurang senang harta
c.       Senang menolong orang lain
Dari hasil pengamatan Arina telah menunjukkan beberapa sifat tersebut. Ini dapat dilihat saat memutuskan untuk melanjutkan menghafal Al-Qur’an dan memperdalam ilmu agama di pondok pesantren dari pada melanjutkan pendidikannya di perguruan tinggi ataupun mencari pekerjaan. Arina juga memiliki sifat suka menolong yang ditunjukkan dalam berbagai kesempatan. Ketika ada teman yang sedang sakit atau terkena musibah sering ikut berpatisipasi untuk membantu. Arina juga tigak segan ketika teman memintanya untuk membantu mengerjakan dan mengajari materi yang dikuasainya.
Dalam beberapa hal, ia menunjukkan sifat yang dimiliki oleh orang yang didominasi kesenian. Seperti gamar mencipta. Arina semasa di aliyah sangat aktif dalam kegiatan penulisan majalah dan majalah dinding. Sering memberikan ide-ide yang kreatif yang belum pernah dibahas dalam majalah tersebut.
Jadi, dapat disimpulkan bahwa perkembangan kepribadian seseorang dapat dipengaruhi oleh lingkungan. Seseorang akan mempelajari apa yang ada di lingkungannya. Lingkungan berperan sebagai stimulus dan dan ouputnya adalah respon yang berupa tindakan. Dalam tipologi kebudayaan, kepribadian didominasi oleh salah satu nilai kebudayaan, walaupun begitu kepribadian seseorang akan tetap dipengaruhi kebudayaan yang lain dengan kadar tertentu. Dan yang paling dominanlah yang akan menjadi karakter dasar atau ciri khas dari kepribadian seseorang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar