Nama : Zakky Wildani
NIM : 1310110073
Kelas : B1-PAI (Tarbiyah /
PAI)
Mapel : Psikologi Kepribadian
Pengampu : Fifi Nofiatur Rahmah, M. Pd. I
TUGAS UTS
Hasil
wawancara yang saya dapatkan dari seseorang yang bernama Ay, bahwa
kepribadian Ay sangat dipengaruhi oleh lingkungan, baik lingkungan keluarga,
lingkungan sekolah, dan juga lingkungan pergaulan. Dari lingkungan keluarga Ay didorong
untuk bagaimana bersikap, gaya hidup, dan juga dalam bentuk semangat belajar.
Dari lingkungan sekolah guru berperan dalam memotivasi Ay sehingga Ay lebih
semangat dalam belajar dan juga merubah pola berfikir Ay tentang
bagaimana arti kesuksesan itu, sedangkan dari lingkungan pergaulan Ay pada
awalnya sering mendapat penolakan dari teman-teman dia sehingga dia susah
bergaul, susah percaya sama teman dan juga kurang percaya diri saat mendapatkan
teman baru.
ANALISIS
Setelah saya mendapatkan informasi dari Ay, saya
mencoba menganalisis dengan paradigma psikologi
kepribadian yang telah saya pelajari. Dalam psikologi kepribadian faktor
yang mempengaruhi kepribadian dari Ay adalah faktor lingkungan, sehingga masuk dalam kepribadian
menurut paradigma behavioristik.
Teori behavioristik berpendapat bahwa perilaku terbentuk
melalui hubungan antara rangsangan dengan respon. Maksudnya adalah perilaku
yang dilakukan Ay adalah pengaruh dari rangsangan, yaitu faktor lingkungan. Dalam
paradigma behavioristik lebih menekankan pada terbentuknya perilaku sebagai
hasil dalam belajar. Dalam perkembangan kepribadiannya pastilah melalui proses,
dan proses tersebut merupakan tahap belajar yang akan membentuk kepribadian Ay. Saat
perubahan kepribadian terjadi maka akan dapat diamati dengan teori
behavioristik yaitu dilihat dari tingkah laku, sikap, cara bicara dan lain
sebaginya.
Pada proses belajar, proses terjadinya asosiasi antara
stimulus dan respon melalui :
1. Hukum kesiapan
Jika reaksi terhadap stimulus didukung oleh kesiapan untuk
bertindak atau bereaksi, maka reaksi menjadi memuaskan.
2. Hukum latihan
Semakin banyak yang dipraktikkan atau digunakannya hubungan antara
stimulus dan respon, semakin kuat hubungan itu.
3. Hukum akibat
Apabila
terjadi hubungan antara stimulus dan respon dan diikuti dengan state of
affairs yang memuaskan, maka hubungan itu menjadi lebih kuat.
Dalam keterangan hukum di atas, kepribadian Ay tentunya
didasari dengan kesiapan dia untuk menangkap rangsangan yang di ciptakan oleh
lingkungan dan Ay berusaha mempraktikkan apa yang telah dia tangkap dari rangsangan
tersebut dengan cara mengimplementasikannya pada sehari-hari sehingga akibatnya
rangsangan tersebut akan membentuk kepribadiannya yang kompleks yang akan dapat
dilihat oleh teori behavioristik.
Apabila dia mudah menangkap rangsangan maka dia pun juga
akan mudah menangkap rangsangan yang akan diciptakan lagi oleh lingkungn
tersebut sehingga dia akan terus memupuk kepribadiannya dan membentuk pribadi
yang kuat berkat rangsangan tersebut.
Demikian analisis yang dapat saya paparkan. Kesimpulannya
adalah kepribadian Ay yang dipengaruhi berbagai lingkungan akan membentuk pribadi yang
kuat dengan tahap kesiapan, implementasi dan akhirnya akan membentuk
kepribadian yang tidak akan mudah dihancurkan dengan faktor apapun.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar